TMJ Dorong Inklusi Sosial, Kolaborasikan Pemberdayaan Disabilitas di Rest Area KM 456

Semarang (26/10) – PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama Resta Pendopo selaku pengelola Rest Area KM 456 berkolaborasi dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Semarang dalam kegiatan pemberdayaan dan inklusi sosial. 

Kolaborasi ini sinergi antar-stakeholder dalam membangun lingkungan yang inklusif, sekaligus memperluas peran fasilitas jalan tol agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat bagi pengguna jalan, tetapi juga menjadi ruang publik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Resta Pendopo 456 dihadirkan sebagai ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam acara Resta Friendship Trail Run 2026 Minggu, 25 Oktober 2026.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Arie Irianto, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan pembangunan sosial yang memberikan kesempatan dan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

"TMJ memandang inklusi sosial sebagai bagian penting dari tanggung jawab perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kolaborasi bersama Resta Pendopo 456 dan PERTUNI Kabupaten Semarang ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan langkah nyata untuk membuka ruang partisipasi yang setara, memperkuat pemberdayaan, serta membangun kepedulian terhadap penyandang disabilitas. Kami berharap sinergi ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak yang berkelanjutan," ujar Arie Irianto.

Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, TMJ menghadirkan Jalan Tol Semarang–Solo yang tidak hanya mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.